Apa itu Lot? Bagaimana saya harus menghitungnya saat trading Forex

Mengapa Pemula Sering Memilih Lot yang Salah dan Menutup Porsi dengan Cepat

Jika Anda pemula di dunia trading Forex, Anda mungkin pernah memperhatikan bahwa ada dua tetangga yang sama-sama trading. Teman pertama menutup porsi dalam minggu pertama, sementara teman kedua tetap bisa bertahan dengan stabil. Perbedaan ini biasanya bukan karena kemampuan analisis, tetapi karena keputusan tentang ukuran kontrak atau yang kita sebut Lot.

Beberapa orang menekan secara acak 0.01 Lot karena takut risiko, yang lain menekan 1.0 Lot karena ingin melihat keuntungan dengan cepat. Tapi tidak ada yang trading berdasarkan rumus perhitungan yang digunakan profesional. Hari ini kita akan membahas hal yang harus dipahami oleh trader sejati secara mendalam.

Lot adalah Kunci Manajemen Risiko, Bukan untuk Mendapatkan Pendapatan

Sebelum memahami Lot, kita harus tahu masalah lama di pasar Forex terlebih dahulu

Di pasar pertukaran mata uang, harga bergerak dalam satuan yang disebut Pip (Percentage in Point), biasanya perubahan di posisi desimal keempat.

Contoh: EUR/USD bergerak dari 1.0850 ke 1.0851 = 1 Pip

Hal yang menyebalkan adalah, jika Anda membeli satu euro dan menukarkannya dengan dolar, lalu harga bergerak 100 Pips, Anda hanya mendapatkan keuntungan sebesar $0.01. Itulah sebabnya pasar Forex menciptakan satuan standar.

Satuan ini adalah Lot - sebagai cara menggabungkan transaksi kecil menjadi kontrak besar yang bisa menghasilkan keuntungan atau kerugian secara nyata.

Lot menentukan berapa banyak aset yang Anda kontrol

Lot adalah satuan kontrak yang menunjukkan jumlah aset yang Anda tradingkan. Aturan standar pasar Forex menyatakan bahwa:

1 Standard Lot = 100.000 unit mata uang utama (Base Currency)

“mata uang utama” selalu di bagian depan pasangan mata uang:

  • EUR/USD: 1 Lot = 100.000 Euro (bukan dolar)
  • USD/JPY: 1 Lot = 100.000 Dolar
  • GBP/USD: 1 Lot = 100.000 Pound

Pemahaman dasar ini adalah fondasi perhitungan risiko yang benar.

Jenis Lot yang Berbeda: Pilih yang Sesuai dengan Anda

Karena Standard Lot memerlukan modal besar, pasar membagi Lot menjadi beberapa ukuran:

Standard Lot (1.0)

  • Unit: 100.000
  • Cocok untuk: trader profesional dan dana besar
  • Risiko per Pip: sekitar $10 (EUR/USD)

Mini Lot (0.1)

  • Unit: 10.000
  • Cocok untuk: trader dengan modal sedang
  • Risiko per Pip: sekitar $1

Micro Lot (0.01)

  • Unit: 1.000
  • Cocok untuk: pemula yang mulai dengan uang nyata
  • Risiko per Pip: sekitar $0.10

Nano Lot (0.001)

  • Unit: 100
  • Cocok untuk: latihan dasar
  • Risiko per Pip: sekitar $0.01

Sebagian besar broker modern menggunakan Micro Lot (0.01) sebagai ukuran awal untuk pemula, karena cukup memberi pengalaman investasi nyata namun tetap aman.

Pelajaran Penting: Selisih Lot Berpengaruh pada Keuntungan dan Kerugian

Ini inti dari masalah: Lot yang Anda pilih seperti gas di porsi portofolio Anda. Semakin besar, semakin besar kekuatannya—baik saat benar maupun saat salah.

Contoh perbandingan trading yang sama, hasil berbeda

Situasi

  • Keduanya punya modal $1.000
  • Masuk Buy EUR/USD di titik yang sama
  • Pasang Stop Loss dan Take Profit sejauh 50 Pips dari titik masuk

Orang 1 (memilih 1.0 Standard Lot)

  • Nilai: $10 per Pip

Orang 2 (memilih 0.01 Micro Lot)

  • Nilai: $0.10 per Pip

Jika benar arah (harga naik 50 Pips)

  • Orang 1: Keuntungan = 50 × $10 = $500 (+50% dari portofolio
  • Orang 2: Keuntungan = 50 × $0.10 = $5 )+0.5% dari portofolio

Jika salah arah (harga turun 50 Pips)

  • Orang 1: Kerugian = 50 × (= $500 )-50% dari portofolio
  • Orang 2: Kerugian = 50 × $0.10 = $5 $10 -0.5% dari portofolio

Di sini terlihat orang 1 menang besar saat benar, tapi jika dipikir lebih dalam: jika orang 1 rugi, portofolio tersisa berapa? Jika salah satu kali lagi dengan ukuran yang sama, portofolio bisa habis.

Sebaliknya, orang 2 bisa salah hampir 200 kali dengan ukuran ini sebelum bangkrut. Ini adalah perbedaan antara “trading untuk kaya” dan “trading untuk bertahan”.

Kesimpulan: Memilih Lot bukan keputusan untuk mendapatkan pendapatan, tetapi untuk bertahan hidup

Cara Menghitung Ukuran Lot yang Sesuai: Rumus dari Profesional

Alih-alih menebak, trader profesional menghitung Lot setiap kali. Tujuannya adalah menentukan “kerugian yang dapat diterima” sebelumnya, misalnya “saya akan bersedia kehilangan 2% dari portofolio per trading”.

( Tiga faktor yang harus diketahui sebelum membuka order

  1. Account Equity: modal di akun Anda )misalnya $5.000(
  2. Risk Percentage: persentase risiko yang bersedia hilang per trading )disarankan 1-3%$500
  3. Stop Loss: jarak dalam Pips dari titik masuk ke titik Stop Loss $500 misalnya 50 Pips###

( Rumus yang digunakan secara global

Ukuran Lot = )Account Equity × Risk %( ÷ )Stop Loss in Pips × Pip Value per 1 Lot(

Rumus ini sebenarnya mengubah mindset dari pemula menjadi profesional:

  • Pemula: “Berapa Lot yang harus saya tradingkan?”
  • Profesional: “Di mana saya akan pasang Stop Loss?” dan “Berapa kerugian yang saya siap terima?”

) Contoh perhitungan EUR/USD

Data

  • Account Equity: $10.000
  • Risiko %: 2% ###= $200(
  • Stop Loss: 50 Pips
  • Pip Value )1.0 Lot(: ) Perhitungan
  • Lot Size = ###$200( ÷ )50 × $10(
  • Lot Size = )÷ $10 = 0.4 Lots

Hasil: Anda membuka 0.4 Lot, jika harga menyentuh Stop Loss 50 Pips, kerugian ()2% dari portofolio(.

Contoh perhitungan XAUUSD )emas$200 - level tinggi

Jika trading emas, perhitungannya berbeda karena 1 Standard Lot emas = 100 troy ons, bukan 100.000 unit.

Data

  • Account Equity: $5.000
  • Risiko %: 2% $500 = $100$200
  • Rencana Buy di 4.050,00, Stop Loss di 4.045,00
  • Stop Loss = $5.00 per ons = 500 “Points”
  • Point Value (1.0 Lot): ### Perhitungan
  • Lot Size = ($100) ÷ (500 × $1)
  • Lot Size = (÷ )= 0.2 Lots

Perbedaan Penting: Lot di Pasar Berbeda Tidak Sama

Yang sering membingungkan trader adalah mereka berpikir bahwa 0.1 Lot di semua pasar memiliki arti yang sama. Tapi kenyataannya berbeda.

  • 0.1 Lot di EUR/USD: mengontrol 10.000 Euro
  • 0.1 Lot di XAUUSD: mengontrol 10 troy ons
  • 0.1 Lot di WTI Crude: mengontrol 100 barel

Risiko dari ketiganya berbeda, menggunakan ukuran Lot yang sama secara acak di pasar berbeda adalah risiko yang tidak dihitung.

Kesimpulan: Lot adalah Seni Bertahan

Lot bukan sekadar angka yang Anda ketik di kolom Volume, tetapi adalah alat manajemen risiko yang memiliki kekuatan.

Memilih Lot yang tepat jauh lebih penting daripada mencari titik masuk yang sempurna, karena itu menentukan berapa lama Anda bisa bertahan di pasar.

Ubah pertanyaan Anda mulai hari ini:

  • Tinggalkan pertanyaan: “Berapa Lot yang harus saya tradingkan agar kaya?”
  • Mulai ajukan pertanyaan baru: “Kalau salah arah dalam trading ini, berapa Lot yang harus saya tradingkan agar tetap bisa trading hari berikutnya?”

Itulah jiwa trader yang hidupnya lebih singkat

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)