#预测市场 Pasar prediksi terdengar cukup demokratis, tetapi sekarang ada masalah baru—AI sudah belajar untuk memalsukan opini publik, lalu bagaimana dengan pasar prediksi?
Setelah membaca artikel ini, saya baru mengerti bahwa manipulasi pasar sebenarnya sudah lama terjadi. Dari pemilihan presiden tahun 1916 hingga insiden Romney tahun 2012, dan pergerakan harga Trump di Polymarket pada 2024, selalu ada orang yang diam-diam melakukan manipulasi. Yang paling gila adalah, beberapa manipulasi bahkan dilakukan secara terang-terangan—contohnya di Jerman tahun 1999, partai politik langsung mengirim email kepada anggota untuk membeli kontrak mereka, benar-benar gila.
Tapi ada poin menarik di sini: manipulasi pasar sebenarnya cukup sulit dan cukup mahal. Yang benar-benar bisa mempengaruhi harga dalam jangka panjang adalah pasar dengan likuiditas yang sangat rendah. Pasar dengan likuiditas tinggi? Dalam sekejap bisa dipulihkan oleh para arbitrage, dan manipulators malah harus merugi.
Yang benar-benar menakutkan bukanlah seberapa efektif manipulasi itu sendiri, melainkan krisis kepercayaan terhadap opini publik. Bahkan jika manipulasi hanya berdampak kecil terhadap suara, begitu CNN melaporkan setiap hari bahwa "ini mungkin campur tangan asing," masyarakat mulai paranoid. Kepanikan, tuduhan, kepercayaan yang runtuh—semuanya bisa jauh lebih besar dampaknya daripada fluktuasi harga itu sendiri.
Sekarang media dan platform harus lebih berhati-hati: media jangan asal melaporkan harga pasar dengan likuiditas rendah, platform harus membangun sistem monitoring, dan pembuat kebijakan juga harus tegas mendefinisikan manipulasi sebagai tindakan ilegal. Kalau tidak, di era AI, survei pendapat tidak bisa diandalkan lagi, dan pasar prediksi malah bisa menjadi pemicu ketidakpercayaan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#预测市场 Pasar prediksi terdengar cukup demokratis, tetapi sekarang ada masalah baru—AI sudah belajar untuk memalsukan opini publik, lalu bagaimana dengan pasar prediksi?
Setelah membaca artikel ini, saya baru mengerti bahwa manipulasi pasar sebenarnya sudah lama terjadi. Dari pemilihan presiden tahun 1916 hingga insiden Romney tahun 2012, dan pergerakan harga Trump di Polymarket pada 2024, selalu ada orang yang diam-diam melakukan manipulasi. Yang paling gila adalah, beberapa manipulasi bahkan dilakukan secara terang-terangan—contohnya di Jerman tahun 1999, partai politik langsung mengirim email kepada anggota untuk membeli kontrak mereka, benar-benar gila.
Tapi ada poin menarik di sini: manipulasi pasar sebenarnya cukup sulit dan cukup mahal. Yang benar-benar bisa mempengaruhi harga dalam jangka panjang adalah pasar dengan likuiditas yang sangat rendah. Pasar dengan likuiditas tinggi? Dalam sekejap bisa dipulihkan oleh para arbitrage, dan manipulators malah harus merugi.
Yang benar-benar menakutkan bukanlah seberapa efektif manipulasi itu sendiri, melainkan krisis kepercayaan terhadap opini publik. Bahkan jika manipulasi hanya berdampak kecil terhadap suara, begitu CNN melaporkan setiap hari bahwa "ini mungkin campur tangan asing," masyarakat mulai paranoid. Kepanikan, tuduhan, kepercayaan yang runtuh—semuanya bisa jauh lebih besar dampaknya daripada fluktuasi harga itu sendiri.
Sekarang media dan platform harus lebih berhati-hati: media jangan asal melaporkan harga pasar dengan likuiditas rendah, platform harus membangun sistem monitoring, dan pembuat kebijakan juga harus tegas mendefinisikan manipulasi sebagai tindakan ilegal. Kalau tidak, di era AI, survei pendapat tidak bisa diandalkan lagi, dan pasar prediksi malah bisa menjadi pemicu ketidakpercayaan.