Hari ini kita akan menganalisis sebuah model deflasi token yang menarik—yang secara otomatis melakukan pembakaran melalui biaya transaksi, seluruh proses dieksekusi secara independen oleh kode di blockchain, tanpa campur tangan manusia.
**Logika operasional inti sangat jelas**
Setiap kali pengguna membeli atau menjual, akan dipotong 3% BNB sebagai biaya transaksi, biaya ini tidak melalui dompet manapun, langsung masuk ke alamat kontrak. Ketika BNB dalam kontrak terkumpul lebih dari 0.1, sistem secara otomatis akan memicu pembelian kembali—membeli token yang sesuai dari pool DEX tertentu, lalu langsung dikirim ke alamat black hole untuk dibakar. BNB yang digunakan untuk pembelian kembali tersebut akan tetap berada di pool likuiditas secara permanen, semakin menumpuk.
Terdengar sederhana, tetapi desain ini sebenarnya sangat cerdas. Total pasokan token terus-menerus dihancurkan dalam setiap transaksi, sekaligus kedalaman pool juga bertambah secara bersamaan. Hasilnya adalah likuiditas yang semakin baik, dan token yang semakin langka—ini adalah umpan balik positif.
**Mengapa mekanisme ini patut diperhatikan**
Pertama, seluruh proses berjalan di atas chain, tanpa campur tangan sistem terpusat apapun, dan tidak ada DAPP yang perlu dipercaya. Kedua, hak akses kontrak telah sepenuhnya dilepaskan, kode bersifat open source, tanpa backdoor, tanpa hak upgrade, dan tanpa fitur freeze. Setiap langkah dieksekusi otomatis, tidak ada yang bisa tiba-tiba mengubah aturan atau menghambat proses. Dari segi kode, ini adalah 100% transparan.
Namun, pengaruh model ini terhadap stabilitas harga token masih perlu diamati secara terus-menerus, karena apakah pembakaran otomatis ini benar-benar mampu mendukung nilai jangka panjang masih bergantung pada perkembangan ekosistem aplikasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
OPsychology
· 3jam yang lalu
Terdengar bagus, tapi yang utama adalah apakah ekosistemnya bisa mengikuti, memiliki mekanisme saja tanpa pengguna hanyalah istana di atas awan
Lihat AsliBalas0
ruggedNotShrugged
· 2025-12-31 04:49
Hmm, desain ini terdengar cukup bagus, tapi apakah biaya 3% terlalu tinggi? Rasanya akan membuat banyak orang enggan bertransaksi.
Lihat AsliBalas0
AirdropAnxiety
· 2025-12-31 04:37
Hmm, desain ini memang keren, sepenuhnya otomatis sehingga tidak ada yang bisa mengakali dengan cara yang tidak semestinya
Lihat AsliBalas0
MEVictim
· 2025-12-31 04:24
Desain ini terdengar bagus, tetapi saya masih sedikit meragukan apakah ini benar-benar bisa mendukung harga koin
Hari ini kita akan menganalisis sebuah model deflasi token yang menarik—yang secara otomatis melakukan pembakaran melalui biaya transaksi, seluruh proses dieksekusi secara independen oleh kode di blockchain, tanpa campur tangan manusia.
**Logika operasional inti sangat jelas**
Setiap kali pengguna membeli atau menjual, akan dipotong 3% BNB sebagai biaya transaksi, biaya ini tidak melalui dompet manapun, langsung masuk ke alamat kontrak. Ketika BNB dalam kontrak terkumpul lebih dari 0.1, sistem secara otomatis akan memicu pembelian kembali—membeli token yang sesuai dari pool DEX tertentu, lalu langsung dikirim ke alamat black hole untuk dibakar. BNB yang digunakan untuk pembelian kembali tersebut akan tetap berada di pool likuiditas secara permanen, semakin menumpuk.
Terdengar sederhana, tetapi desain ini sebenarnya sangat cerdas. Total pasokan token terus-menerus dihancurkan dalam setiap transaksi, sekaligus kedalaman pool juga bertambah secara bersamaan. Hasilnya adalah likuiditas yang semakin baik, dan token yang semakin langka—ini adalah umpan balik positif.
**Mengapa mekanisme ini patut diperhatikan**
Pertama, seluruh proses berjalan di atas chain, tanpa campur tangan sistem terpusat apapun, dan tidak ada DAPP yang perlu dipercaya. Kedua, hak akses kontrak telah sepenuhnya dilepaskan, kode bersifat open source, tanpa backdoor, tanpa hak upgrade, dan tanpa fitur freeze. Setiap langkah dieksekusi otomatis, tidak ada yang bisa tiba-tiba mengubah aturan atau menghambat proses. Dari segi kode, ini adalah 100% transparan.
Namun, pengaruh model ini terhadap stabilitas harga token masih perlu diamati secara terus-menerus, karena apakah pembakaran otomatis ini benar-benar mampu mendukung nilai jangka panjang masih bergantung pada perkembangan ekosistem aplikasi.