Pertimbangkan skenario ini: sebuah entitas asing mengatur skema penipuan bernilai multi-miliar dolar di Dubai. Respon? Penggerebekan yang ditargetkan, penuntutan, hukuman berat. Pemerintah bergerak secara tegas. Melompat ke yurisdiksi lain—penipuan dengan skala yang sama, kerusakan keuangan yang sama terhadap negara. Apa yang terjadi? Penyidikan terhenti. Penundaan pengumpulan bukti. Tidak ada tindakan penegakan hukum. Perbedaannya mencolok. Ini menimbulkan pertanyaan keras tentang prioritas regulasi, kapasitas kelembagaan, dan apakah kerangka penegakan hukum benar-benar melindungi pemangku kepentingan atau sekadar bereaksi secara selektif.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
17 Suka
Hadiah
17
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
Ramen_Until_Rich
· 23jam yang lalu
Haha, ini lagi cerita penegakan hukum yang double standard... Dubai langsung bertindak saat diminta, di tempat lain cuma main-main, pola ini sudah sangat saya kenal
Lihat AsliBalas0
StopLossMaster
· 01-01 16:01
Ini cuma lelucon, satu tempat bertindak tegas, satu tempat pura-pura tidur, sudah pasti ke mana uang mengalir, kan?
Lihat AsliBalas0
Anon32942
· 01-01 10:51
Inilah sebabnya mengapa modal semua mengalir ke tempat yang pengawasannya ketat... Singkatnya, penegakan hukum yang selektif hanyalah permainan kata-kata.
Lihat AsliBalas0
GhostAddressHunter
· 2025-12-29 18:55
Penegakan hukum ganda ini... benar-benar ironis. Dubai cepat dan tegas, di tempat lain malah tertinggal, para pelaku crypto harus memperhatikan jalur ini dengan ketat
Lihat AsliBalas0
down_only_larry
· 2025-12-29 18:53
nah ini adalah contoh tipikal dari double standard, di beberapa tempat pemeriksaan sangat ketat, di tempat lain seolah-olah tidak ada apa-apa... uang mengalir ke mana saja tergantung siapa yang memiliki kekuatan lebih lembut
Lihat AsliBalas0
OnchainArchaeologist
· 2025-12-29 18:53
Benar, tempat yang kaya dan berkuasa penegakan hukumnya sangat tegas, tempat lain cuma pura-pura saja... Saya sudah sering melihat pola ini.
Lihat AsliBalas0
CryptoSurvivor
· 2025-12-29 18:38
Pilihan penegakan hukum yang tipikal, satu tempat dengan tegas menangkap orang, tempat lain menyelidiki dan berhenti di tengah jalan... Modal sudah memberikan suara jauh sebelumnya.
Lihat AsliBalas0
ImaginaryWhale
· 2025-12-29 18:28
Lucu banget, inilah kenyataannya, hukum melihat status bukan jumlah uang
Pertimbangkan skenario ini: sebuah entitas asing mengatur skema penipuan bernilai multi-miliar dolar di Dubai. Respon? Penggerebekan yang ditargetkan, penuntutan, hukuman berat. Pemerintah bergerak secara tegas. Melompat ke yurisdiksi lain—penipuan dengan skala yang sama, kerusakan keuangan yang sama terhadap negara. Apa yang terjadi? Penyidikan terhenti. Penundaan pengumpulan bukti. Tidak ada tindakan penegakan hukum. Perbedaannya mencolok. Ini menimbulkan pertanyaan keras tentang prioritas regulasi, kapasitas kelembagaan, dan apakah kerangka penegakan hukum benar-benar melindungi pemangku kepentingan atau sekadar bereaksi secara selektif.