【比推】Amerika CEO bank mengungkapkan sinyal menarik dalam pidatonya baru-baru ini: setelah mengalami satu tahun ketidakstabilan kebijakan perdagangan, ketegangan pasar mulai mereda.
Kebijakan perdagangan yang diterapkan setelah kembali ke Gedung Putih memang agresif—tarif dasar impor sebesar 10% menjadi langkah awal, diikuti oleh tarif tambahan untuk negara tertentu dan industri mobil. Perusahaan-perusahaan sempat mengalami kepanikan yang parah karena ketidakpastian yang tinggi.
Namun sekarang arah angin mulai berubah. Dari berbagai sinyal, kemungkinan besar tarif dasar global akan stabil di sekitar 15%. Ini tentu saja menjadi penghibur bagi perusahaan yang sebelumnya tertekan oleh tarif. Sentimen pasar yang sangat pesimis mulai memudar.
Yang menarik, saat hiu tarif ini perlahan menjauh, seekor ikan lele yang lebih licik muncul ke permukaan—ketidakpastian tentang kekurangan tenaga kerja dan kebijakan imigrasi. Saat ini, kekhawatiran utama perusahaan Amerika berfokus pada dua masalah ini, yang mungkin dampaknya lebih jangka panjang dan sulit diprediksi dibandingkan masalah tarif.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
19 Suka
Hadiah
19
10
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ser_we_are_ngmi
· 16jam yang lalu
Tarif tetap di 15%? Kedengarannya cukup bagus tapi saya kurang percaya... Peralihan ke krisis tenaga kerja ini terasa lebih nyata sebagai senjata mematikan
Lihat AsliBalas0
RunWhenCut
· 2025-12-31 10:02
Kebijakan tarif yang longgar, ternyata muncul lagi krisis tenaga kerja? Rasanya setelah satu lubang tertutup, muncul lubang lain lagi
Lihat AsliBalas0
DefiEngineerJack
· 2025-12-30 04:32
baik, *sebenarnya* jika Anda melihat dinamika makro di sini... stabilisasi tarif di 15% hanyalah upaya mengatasi masalah di permukaan. kekurangan tenaga kerja adalah risiko sistemik nyata yang belum dipodelkan secara formal oleh siapa pun. jujur saja, seluruh hal ini tercium seperti menunda masalah ke depan
Lihat AsliBalas0
ruggedNotShrugged
· 2025-12-29 21:27
Penyesuaian tarif ini membuat perusahaan merasa lega, tetapi bagian tenaga kerja lah yang benar-benar menjadi hambatan utama
Lihat AsliBalas0
GasFeeCrier
· 2025-12-29 15:21
Tarif tetap di 15%? terdengar bagus tapi saya masih agak ragu, masalah ikan lele adalah yang sebenarnya jebakan
Lihat AsliBalas0
SmartMoneyWallet
· 2025-12-29 15:21
15% tarif jangkar? Haha, angka ini sendiri sudah sangat menarik—bagaimana bisa begitu tepat stabil di 1,5 kali lipat dari titik awal, nuansa pertarungan dana terlalu kental
Krisis tenaga kerja adalah senjata mematikan yang sebenarnya, para eksekutif perusahaan sudah mencerminkan ini dalam distribusi chip di chain, hanya saja investor ritel belum menyadarinya
Masalah sekarang adalah, apakah koreksi ekspektasi ini akan menjadi perangkap arus dana berikutnya? Harus memperhatikan pergerakan paus besar
Lihat AsliBalas0
TestnetScholar
· 2025-12-29 15:20
Tarif stabil hingga 15%? terdengar seperti gencatan senjata sementara, tetapi krisis tenaga kerja adalah senjata pamungkas yang sebenarnya
Lihat AsliBalas0
staking_gramps
· 2025-12-29 15:18
Tarif stabil di 15% itu apa sih, krisis tenaga kerja itu yang sebenarnya berbahaya banget
Lihat AsliBalas0
retroactive_airdrop
· 2025-12-29 15:10
Stabilitas tarif adalah hal yang baik, tetapi krisis tenaga kerja adalah pembunuh sejati...
Lihat AsliBalas0
AirdropHunterXiao
· 2025-12-29 15:09
Tarif menjadi stabil malah membuat lebih panik, sekarang kekurangan orang... Ini baru masalah sebenarnya, kan?
Apakah badai tarif mengendur? Perusahaan AS beralih dari kecemasan kebijakan ke krisis tenaga kerja
【比推】Amerika CEO bank mengungkapkan sinyal menarik dalam pidatonya baru-baru ini: setelah mengalami satu tahun ketidakstabilan kebijakan perdagangan, ketegangan pasar mulai mereda.
Kebijakan perdagangan yang diterapkan setelah kembali ke Gedung Putih memang agresif—tarif dasar impor sebesar 10% menjadi langkah awal, diikuti oleh tarif tambahan untuk negara tertentu dan industri mobil. Perusahaan-perusahaan sempat mengalami kepanikan yang parah karena ketidakpastian yang tinggi.
Namun sekarang arah angin mulai berubah. Dari berbagai sinyal, kemungkinan besar tarif dasar global akan stabil di sekitar 15%. Ini tentu saja menjadi penghibur bagi perusahaan yang sebelumnya tertekan oleh tarif. Sentimen pasar yang sangat pesimis mulai memudar.
Yang menarik, saat hiu tarif ini perlahan menjauh, seekor ikan lele yang lebih licik muncul ke permukaan—ketidakpastian tentang kekurangan tenaga kerja dan kebijakan imigrasi. Saat ini, kekhawatiran utama perusahaan Amerika berfokus pada dua masalah ini, yang mungkin dampaknya lebih jangka panjang dan sulit diprediksi dibandingkan masalah tarif.