Pada tahun 2025, kondisi kepemilikan cryptocurrency global menunjukkan perbedaan wilayah yang jelas. Berdasarkan data statistik terbaru, Uni Emirat Arab memimpin dunia dengan tingkat kepemilikan sebesar 31,0%, menjadi negara dengan tingkat adopsi aset kripto tertinggi. Turki menyusul di belakang dengan tingkat kepemilikan mencapai 25,6%, sementara Singapura berada di posisi ketiga dengan 24,4%, ketiga negara ini jelas unggul dibandingkan wilayah lainnya.
Melihat ke ekonomi utama lainnya, tingkat kepemilikan cryptocurrency di Vietnam adalah 21,2%, dan Brasil mencapai 20,6%, keduanya tetap berada pada tingkat yang relatif tinggi. Sebaliknya, tingkat kepemilikan di Amerika Serikat adalah 15,5%, meskipun sebagai pusat keuangan tradisional, tingkat adopsi aset kripto di kalangan keluarga di sana justru lebih rendah dibandingkan beberapa negara berkembang. Fenomena ini mencerminkan bahwa penerimaan cryptocurrency di pasar yang sedang berkembang meningkat dengan cepat, dan semakin banyak investor menganggapnya sebagai bagian penting dari alokasi aset.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
7 Suka
Hadiah
7
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
NftDeepBreather
· 2025-12-31 23:54
UEA langsung mengalahkan Amerika Serikat, pasar baru ini benar-benar bangkit ya
Lihat AsliBalas0
OnchainHolmes
· 2025-12-31 15:57
UEA 31%? Ini menunjukkan betapa optimisnya terhadap kripto, Amerika hanya 15,5% memang agak tertinggal.
Lihat AsliBalas0
PebbleHander
· 2025-12-29 08:55
UEA 31%? Gila, data ini cukup mengerikan, Amerika Serikat cuma 15.5% di sini nih
Lihat AsliBalas0
LiquidationKing
· 2025-12-29 08:47
UEA 31%? Turki 25%? Astaga, Amerika Serikat cuma 15%, pusat keuangan tradisional malah tertinggal haha
Lihat AsliBalas0
StopLossMaster
· 2025-12-29 08:47
Amerika hanya 15,5%? Lucu banget, menyalahkan diri sendiri di bawah lampu... Uni Emirat Arab sudah 31% nih
Lihat AsliBalas0
BlockDetective
· 2025-12-29 08:42
UEA 31%?Memang cukup keras, tapi Amerika hanya 15,5% dan itu cukup menarik, pusat keuangan tradisional malah tertinggal.
Lihat AsliBalas0
CommunityWorker
· 2025-12-29 08:40
Amerika hanya 15,5%? Ini tidak masuk akal... Rasanya data ini ada yang salah, ya
Lihat AsliBalas0
CryptoTherapist
· 2025-12-29 08:31
NGL, UEA yang mendominasi 31% mengatakan banyak tentang ketahanan psikologis pasar negara berkembang terhadap keruntuhan fiat. AS di 15,5%? Itu adalah disonansi kognitif buku teks dari bangsa yang terlalu nyaman dengan sistem warisan. Mari kita bongkar trauma ini dengan sangat cepat...
Pada tahun 2025, kondisi kepemilikan cryptocurrency global menunjukkan perbedaan wilayah yang jelas. Berdasarkan data statistik terbaru, Uni Emirat Arab memimpin dunia dengan tingkat kepemilikan sebesar 31,0%, menjadi negara dengan tingkat adopsi aset kripto tertinggi. Turki menyusul di belakang dengan tingkat kepemilikan mencapai 25,6%, sementara Singapura berada di posisi ketiga dengan 24,4%, ketiga negara ini jelas unggul dibandingkan wilayah lainnya.
Melihat ke ekonomi utama lainnya, tingkat kepemilikan cryptocurrency di Vietnam adalah 21,2%, dan Brasil mencapai 20,6%, keduanya tetap berada pada tingkat yang relatif tinggi. Sebaliknya, tingkat kepemilikan di Amerika Serikat adalah 15,5%, meskipun sebagai pusat keuangan tradisional, tingkat adopsi aset kripto di kalangan keluarga di sana justru lebih rendah dibandingkan beberapa negara berkembang. Fenomena ini mencerminkan bahwa penerimaan cryptocurrency di pasar yang sedang berkembang meningkat dengan cepat, dan semakin banyak investor menganggapnya sebagai bagian penting dari alokasi aset.