Berita Gate, pada 9 April, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning memimpin konferensi pers rutin. Seorang reporter AFP mengajukan pertanyaan: kemarin, Gedung Putih menyatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir Amerika Serikat mengadakan pertemuan tingkat tinggi dengan Tiongkok terkait masalah perang Iran, menanyakan apakah pertemuan tersebut memang telah terlaksana dan rincian isi pembahasannya; pertanyaan kedua tentang Lebanon, menanyakan apakah pihak Tiongkok berpendapat bahwa Lebanon juga harus dimasukkan dalam cakupan perjanjian gencatan senjata yang telah disepakati. Mao Ning menjawab bahwa sejak pecahnya pertempuran, pihak Tiongkok terus berkomunikasi dengan semua pihak, secara aktif menyerukan upaya perundingan dan mencegah perang meluas. Mengenai isu Lebanon, Mao Ning menyatakan bahwa pihak Tiongkok berharap semua pihak dapat menjadikan kesepakatan pengaturan gencatan senjata sementara sebagai kesempatan untuk menyelesaikan perbedaan melalui jalur politik dan diplomatik serta meredakan pertempuran. (The Paper News)