Kepala Ekonomi Schroders: Data non-pertanian AS di bawah perkiraan, tetapi faktor-faktor terbaru mungkin melemahkan kebutuhan untuk pemotongan suku bunga

Gate News berita, pada 6 Maret, kepala ekonomi global Schroders David Rees mengomentari data non-pertanian AS. Rees menunjukkan bahwa data non-pertanian yang jauh di bawah perkiraan akan memberikan dasar diskusi bagi para pendukung kebijakan dovish di Federal Reserve. Dia menyatakan bahwa setidaknya sebagian dari perbedaan yang lebih rendah dari perkiraan disebabkan oleh aksi mogok di industri kesehatan, dan situasi ini diperkirakan akan membaik. Selain itu, meskipun laporan ketenagakerjaan menunjukkan kinerja yang lemah, permintaan tenaga kerja tetap meningkat seiring pertumbuhan ekonomi AS yang terus kuat. Rees menyebutkan bahwa Kevin Woor, yang akan menjabat sebagai Ketua Federal Reserve, sebelumnya menyatakan bahwa penerapan kecerdasan buatan akan sangat meningkatkan efisiensi produksi di AS dan menciptakan ruang untuk penurunan suku bunga. Namun, dia juga menambahkan bahwa pemulihan pasar tenaga kerja dan risiko inflasi akibat kejadian di Timur Tengah akan mengurangi kebutuhan untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Indeks Dolar AS Turun 0,25% menjadi 98,124 pada 14 April

Pada 14 April, Indeks Dolar AS (DXY) turun sebesar 0,25% menjadi 98,124 karena dolar melemah terhadap beberapa mata uang utama, termasuk euro, pound sterling Inggris, yen, franc Swiss, dolar Kanada, dan krona Swedia.

GateNews13menit yang lalu

Peringatan TradFi Naik: NAS100 (Nasdaq 100) Naik Melebihi 1.5%

Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, NAS100 (Nasdaq 100) telah melonjak sebesar 1.5% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.

GateNews55menit yang lalu

Peringatan TradFi Naik: USDINR (US Dollar vs Indian Rupee) Naik Melebihi 2%

Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, USDINR (US Dollar vs Indian Rupee) telah melonjak sebesar 2% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.

GateNews1jam yang lalu

Peringatan TradFi Turun: XTIUSD (WTI Crude USOIL) Turun Melebihi 4%

Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, XTIUSD (WTI Crude USOIL) telah turun sebesar 4% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.

GateNews8jam yang lalu

IMF menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2026 menjadi 3,1%, perang di Timur Tengah menjadi faktor utama yang paling menahan

Berita Gate, tanggal 14 April, Dana Moneter Internasional (IMF) merilis edisi terbaru dari Laporan Prospek Ekonomi Dunia, menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2026 sebesar 0,2 poin persentase menjadi 3,1%. Laporan tersebut menyatakan bahwa konflik di Timur Tengah telah secara signifikan memengaruhi arah pertumbuhan ekonomi dunia saat ini. Jika perang dan harga minyak yang tinggi berlangsung lebih lama, pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini akan turun menjadi 2,5% atau bahkan lebih rendah.

GateNews9jam yang lalu

Indeks Nikkei 225 ditutup menguat 2,43% menjadi 57.877,39 poin, indeks KOSPI Korea menguat 2,74%

Berita Gate, pada 14 April, pada 14 April (hari Selasa) penutupan, indeks Nikkei 225 (indeks acuan pasar saham Jepang) naik 1374.62 poin, naik 2.43%, menjadi 57877.39 poin. Indeks KOSPI Korea (indeks harga saham gabungan Korea) naik 159.12 poin, naik 2.74%, menjadi 5967.74 poin.

GateNews15jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar