
Gambar: https://www.gate.com/trade/BTC_USDT
Setelah berminggu-minggu volatilitas mendatar, Bitcoin membukukan comeback kuat dengan rebound cepat dari level terendah di kisaran $80.000 dan secara konsisten menguji serta bertahan di atas ambang $90.000. Lonjakan ini memicu perdebatan sengit di pasar: Apakah pasar bullish akan benar-benar kembali?
Sementara itu, “Apakah Anda membeli di harga terendah?” menjadi pertanyaan paling sering di komunitas.
Untuk memahami reli ini, kita perlu menelaah perubahan pasar dari berbagai sudut pandang.
Bitcoin melonjak 8%–12% hanya dalam beberapa hari pada akhir November 2025, mencapai level tertinggi intraday hampir $91.000 dan sepenuhnya menutup kerugian sebelumnya dengan mencetak puncak rebound baru.
Beberapa faktor utama mendorong lonjakan harga ini:
Dinamika ini memicu reli cepat dalam jangka pendek, dengan harga melonjak tajam dalam waktu singkat.
Meski reli tampak tiba-tiba, terdapat logika jelas di balik pergerakannya:
1. Prospek makro membaik dan selera risiko kembali: Pasar kembali bertaruh pada pelonggaran kebijakan moneter, dengan ekspektasi peningkatan likuiditas global. Dalam kondisi ini, Bitcoin—sebagai aset berisiko—biasanya menjadi yang terdepan dalam respons pasar.
2. Short squeeze mempercepat lonjakan: Penumpukan posisi short spekulatif di level bawah menjadi fondasi. Saat Bitcoin reli dan menembus resistensi kunci, berikut yang terjadi:
Hasil akhirnya: reli tajam yang mengangkat harga dengan kecepatan di atas rata-rata.
3. Pembeli menengah dan jangka panjang melihat peluang pada rentang harga saat ini: Institusi, pemegang jangka panjang, dan pelaku besar menambah posisi selama penurunan, memperkuat area bottom.
Banyak investor bertanya: “Apakah saya membeli di harga terendah?” Faktanya, area bottom baru terlihat jelas setelah kejadian. Namun, sejumlah indikator dapat membantu Anda menilai apakah Anda masuk mendekati bottom:
1. Sentimen mencapai titik pesimisme ekstrem: Mayoritas investor keluar karena panik, sementara dana jangka panjang masuk—biasanya menandakan area bottom sudah dekat.
2. Data on-chain menunjukkan konsentrasi kepemilikan meningkat: Artinya, pembeli bersedia menahan di harga lebih tinggi daripada menunggu penurunan lebih dalam.
3. Transfer besar dan saldo wallet jangka panjang terus bertambah: Ini menandakan keyakinan kuat dalam pembelian. Jika Anda membeli saat terjadi penurunan tajam di tengah sentimen sangat negatif, kemungkinan besar Anda lebih dekat ke area bottom dibanding mayoritas investor.
Meski sinyal positif terlihat jelas, konfirmasi pemulihan penuh pasar bullish tetap memerlukan pemantauan level dan kondisi krusial.
Resistensi kunci: Zona $95.000 hingga $100.000 adalah penghalang psikologis utama sekaligus area konsentrasi posisi sebelumnya. Hanya penembusan tegas di atas rentang ini yang membuka peluang menuju target lebih tinggi.
Faktor risiko potensial:
Walau reli kuat, konfirmasi pasar bullish masih membutuhkan waktu dan tren naik yang berkelanjutan.
Bagi yang sudah membeli di level bawah, posisi Anda sudah berada di jalur yang baik. Sementara yang masih menunggu di pinggir, bersabarlah—menunggu koreksi atau konfirmasi tetap lebih bijak daripada mengejar reli tanpa pertimbangan matang.





